Tampilkan postingan dengan label Dialogku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dialogku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

Menjadi Jiwa Yang Tenang Dan Menyejukkan

Solo 2 September 2011 , Ambisi manusia secara ositif telah membuat kehidupan sosial manusia menjadi berkembang baik secara psikologis maupun sosial budaya . Dengan memiliki ambisi yang kuat maka akan melahirkan ide ide cemerlang yang secara proporsional meng-akomodir segala harapan dan kebutuhan hidup manusia .

Dalam antagonism manusia , selalu saja mencoba untuk meraih segala ambisinya dengan menghalalkan segala cara , karena prioritasnya adalah sebuah pencapaian atas semuanya dengan ,mengabaikan soal etika dan norma yang ada .

Ambisi yang tidak terakomodir dengan ruh atas kebijaksanaan dan kearifan justru akan menimbulkan efek samping kerusakan dan keburukan , meskipun secara lahiriyah seolah olah tetap terlihat adanya perkembangan baik namun mungkin tidak di barengi dengan ketenangan jiwa yang menyejukkan bagi manusia itu sendiri .

Cobalah untuk menemukan eksistensi kesejukan di dalam diri kita ketika kita mencoba untuk meraih semua ambisi kita di dalam kehidupan ini .

Senin, 16 Agustus 2010

Hidup adalah sebuah proses yang akan terus berjalan meski kepahitan dan kepedihan terkadang seolah membebani tanpa henti

Hidup dan kehidupan adalah sebuah tugas mulia bagi manusia , untuk menetapi kejadian di ciptakannya Adam & Hawa di awal cerita dulu .

Manusia di lahirkan dalam keterbatasan ... dan akan selalu berhadapan dengan keterbatasan yang lainnya . Lahir dalam ketidak berdayaan , yang masih membutuhkan kasih sayang dari orang tuanya , membutuhkan pengasuhan hingga besar dan mulai memasuki usia sekolah , kebutuhan yang selalu muncul akan kebutuhan hidup , kebutuhan biaya sekolah dan kebutuhan kebutuhan yang lainnya .

Usia remaja berlalu ... membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya , dan akhirnya kebutuhan berumah tangga .

Hingga usia senja sekitar 45 - 50 tahun , sudah berkurang lagi kenikmatan untuk bisa menikmati makanan makanan lezat yang sangat mengundang selera ... semua masakan enak sudah tidak berarti lagi .

Maka tibalah usia uzur yang seringkali membuat manusia menjadi pikun , badan selalu merasa sakit dan banyak hal hal yang membebani semua kehidupan manusia .

Menyadari akan semua tersebut di atas , yang pasti di alami oleh semua manusia , maka yang sangat menjadi penting adalah rasa ihlas dan penuh syukur kepada Tuhan , atas semua yang telah kita dapatkan hingga detik ini , dengan penerimaan yang penuh syukur tersebut maka akan menjadikan kita sebagai manusia yang tahu diri akan semua nikmat yang telah Tuhan berikan selama ini ... dan selalu berusaha untuk bertanggung jawab dengan memanfaatkan semua nikmat kehidupan ini supaya bisa menjadi saluran berkah bagi diri kita sendiri , bagi keluarga kita , serta bagi orang orang di sekitar kita .

Hidup adalah anugerah ... maka manfaatkan hidup ini sebaik baiknya dengan cara mengisinya dengan kebaikan dan kemanfaatan ....

Sebuah nasehat untuk diriku sendiri .
Source Artikel : http:mochjibriel.blogspot.com

Selasa, 29 Juni 2010

Cerita sebelum tidur di penghujung kefanaan kehidupan Hati manusia

Tak akan segera waktu berakhir , karena sejarah akan membuat rentang hidup ini menjadi seolah tak berbatas . Kenangan selalu abadi dan harapan tak selalu tinggi untuk di raih ... namun hanya bagi jiwa jiwa yang selalu lapang dan selalu bergairah dengan kebaikan kebaikan yang kita harapkan untuk terjadi , yang kita lalui dengan cara cara yang penuh dengan kebaikan pula .

Tak kan ada risau manakala kita mampu memaknai cahaya kehidupan ini sebagai sebuah kebaikan dan kesempatan untuk selalu menebarkan kebaikan . lalui hidup ini dengan cahaya cahaya ketulusan di dalam hatimu , sehingga kemana hati menatap , sejauh apa mata memandang akan terasa dengan jelas sebagai sebuah kesejukan yang menyejukkan .

Goresan pena ini akan selalu menjadi kawan siapa saja yang berharap ada kedamaian di hati mereka .... ku goreskan puisi kedamaian tanpa harap tuk berbalas ... biarkan semua goresan ini menjadi pengobat kebahagiaan bagi mereka yang senantiasa mencari kawan tuk bercerita dan berbagi akan sebuah kiasan yang sarat dengan pesan kehidupan .

Malam tak lagi gelap ketika bintang dan bulan tersenyum di kelamnya , diam ini tak lagi sepi ketika hati kita mampu membahasakan semua cerita kebahagiaan yang di rindu manusia . Semua menjadi terjawab meski tak harus tahu dan dirasa . Kian mendesah bisikan kedamaian yang berbisik dengan tenang membasahi setiap relung hati manusia .

Story From JIBRIEL

Rabu, 12 Mei 2010

DAMAI TAPI GERSANG

Tenang dari sebuah amuk kegelisahan yang tak pernah redam , memaksaku untuk terdiam dan memikir akan sebuah penerimaan akan takdir . Manakala semua menjadi begitu berarti meski tak pernah bisa memiliki , dan tak lagi kupaksakan untuk memenangkan hatinya sehingga semua menjadi bisa dan terbiasa .

Dalam irisan kepasrahan ini , masih saja menyisakan kegelisahan yang yang bertuan ... limbung dan berujung pada kehampaan yang seolah tyada bertepi . Berteman dengan kepedihan yang jadi kawan , senantiasa membisikku akan kehampaan terdalam , terasa gersang bak terik padang tandus sahara .

Bukannya aku tak menerima , tapi sebuah konsekwensi atas sebuah rasa cinta dan sayang yang berdinding tebal , suarapun tak terdengar lagi karena memang sudah membisu kaku .

Kebahagiaanku ketika di puncak kesedihan , membimbingku dalam sebuah penerimaan akan realita ..... DAMAI tapi GERSANG

With Love from http://mochjibriel.blogspot.com

Jumat, 20 November 2009

" Sang " Berkata kepadaku di sudut keheningan tanpa batas

Jibril , layaknya sebuah pementasan akbar .. pementasan demi pementasan akan selalu berganti dengan narasi cerita2 baru .. sehingga siap atau tidak maka peran itu akan selalu bergulir dan berganti .. setiap pementasan memiliki pemeran utamanya sendiri sebagaimana di setiap zaman memiliki pahlawannya sendiri ..

Akankah menjadi sebuah kesedihan ketika semua itu berlalu dan berganti dengan perihal baru ? ... tentunya engkau Jibril .. sudah sangat mengerti dan memahami akan kefanaan ini . Sehingga hanya di butuhkan sebuah cara untuk memaknai setiap episode demi episode dengan bijak sehingga kita tidak akan pernah merasa di tinggalkan dan di abaikan .

Ingatlah Jibril .. jika engkau mau berfikir dan mensyukuri atas semua perjalanan ini ... cermatilah dengan seksama .. dan dalam heningmu simaklah apa yang saya sampaikan ini .

Biarpun detik berganti dengan menit ... hari berganti dengan minggu .. bulan berganti tahun ..
Pementasan boleh berganti .. pemeran utama boleh berubah ... dan lakon boleh berpindah ..

Namun ada satu hal yang perlu engkau maknai dengan bijak ... pada setiap musim akan selau muncul melati yang sama ... pada setiap tangkai akan menyembul kuncup mawar yang sama ... demikian juga pada tiap akhir tahun akan terangkai kemuning yang sama ..

Di setiap perubahan yang terjadi ... di setiap pementasan yang berganti ... itu semua hanyalah permainan atas sebuah ke-fanaan belaka ... karenanya kenapa engkau harus bersedih dan berduka ?
Karena di balik semua peristiwa ... engkau tetap akan mendapatkan kebahagiaan yang sama ... masih pantaskah engkau bersedih ? karena di setiap kepedihan yang terjadi ... engkau akan mendapatkan sebuah anugerah yang sama ...

Jibril ... cobalah untuk memahami atas semua yang kita biccarakan malam ini .. sudah selayaknya hikmah atas semua pemahaman ini .. akan menjadikan engkau terlepas dari segala kesedihan dan kepedihan .. terlepas dari semua belenggu yang selama ini membuat engkau terpuruk di dalam baju baju yang semu ...

Nikmatilah malam ini ...